NewsPeristiwaSiantar SimalungunSosial Masyarakat

Para Medis RSUD Djasamen Saragih Desak Pencopotan dr.Ria Teleumbanua.

Siantar | BeritaPekerja.Com- Unjuk rasa yang dilakukan para dokter dan pegawai RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar yang tergabung dalam Forum Solidaritas Pegawai RSUD beberapa waktu lalu ternyata sampai kini belum ada tanggapan dari Pj Walikota Pematangsiantar Drs. Jumsadi Damanik.

dr. Djuni Karya Simatupang mengatakan,” Rabu, 21 September 2016 kami akan temui Gubernur Sumatera Utara bapak Tengku Ery Nuradi di Medan terkait dengan permasalahan RSUD Djasamen dan pencopotan direktur dr.Ria Teleumbanua,” katanya.

Desakan pencopotan itu karena tidak adanya perbaikan yang signifikan terhadap kelayakan Rumah Sakit dan kesejahteraan para pegawai.  dr. Djuni Karya Simatupang juga mengatakan, ” kami menuntut ini bukan ada maksud tertentu untuk tujuan politik atau ambisi untuk menjadi direktur.

Jika dr. Ria diganti itu urusan walikota, itu bukan urusan kami para dokter dan pegawai dan harus di ganti dengan yang mampu memperbaiki dan mengembangkan RSUD, Karena RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar merupakan RSU rujukan, Ditambahkannya,  sarana dan prasarana peralatan kebidanan sangat yang minim yang mengakibatkan 3 (tiga) dokter kebidanan keluar.

Bagaimana rumah sakit besar kelas B ini tidak memiliki CT Scant, peralatan THT yang  tidak lengkap,  sementara hal itu merupakan syarat sebuah rumah sakit besar. Sedangkan standarisasi dalam syarat Rumah Sakit kelas B harus memiliki peralatan operasi yang lengkap, sarana dan prasarana peralatan mata, bedah kebidanan kandungan, paru, ICU, “kata dokter senior ini.

Selanjutnya para dokter jika meminta izin belajar / seminar dalam pengembangan SDM susah karena direktur sering tidak masuk kantor, sedangkan para dokter harus mengembangkan SDM untuk meningkatkan kwalitas pelayanan.  Dan ada indikasi korupsi Alkes sebesar Rp.8 miliar itu sudah diadukan namun hasilnya belum belum diketahui, dan adanya penerimaan pegawai yang sarat KKN  dan itu juga sudah dilaporkan kepada Kepolisian dan Kejaksaan,” ujarnya mengakhiri.

Penulis : Leonard Sihaloho

Editor  : Agus BM Butarbutar

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button