EkonomiNewsOpiniSiantar SimalungunSosial Masyarakat

Jaga Malam Tak Gajian, PD Pasar Kota Siantar Tak Patuh Aturan Pengupahan

Oleh : Redaksi

Sejumlah karyawan jaga malam Pasar Dwikora, Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya/PD PHJ melakukan aksi mogok kerja pada Rabu, (01/08/2017). Aksi mogok tersebut juga dihadiri 2 Anggota DPRD Siantar, OW Herry Darmawan dan Arapen Ginting. Aksi mogok tersebut disebabkan karena tidak lagi menerima upah selama 2 bulan terakhir.

Dalam aksi mogok  tersebut terungkap bahwa gaji mereka hanya sebesar Rp.675.000 walau yang tertera dalam SK sebesar Rp.1.3oo.000,- perbulan.

Hal tersebut membuat kita miris melihat nasib para pekerja di Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PHJ) tersebut. Seyogyanya ketentuan dalam menetapkan besarnya upah pekerja, dilarang membayar lebih rendah dari ketentuan upah yang ditetapkan oleh Pemerintah setempat (Pasal 90 ayat 1) UU No. 13/ 2003. Dan apabila pengusaha membayar upah yang lebih rendah dari upah minimum, maka kesepakatan tersebut batal demi hukum Pasal (91 ayat 2) UU No. 13/2003 Tentang Ketenagakerjaan.

PD Pasar Horas Jaya (PHJ) milik Pemko Siantar ini tentu telah melakukan penzholiman terhadap pekerja melalui pembayaran upah rendah. Serta melakukan pelanggaran  terhadap Undang-Undang Ketenagakerjaan dan ketentuan Upah Minimum Kota (UMK) Pematangsiantar Tahun 2017 sebesar Rp.1.963.00.

Melihat kondisi realita pengupahan karyawan Pasar Dwikora ini, kita sangat perihatin terkait komitmen Pemerintah kota Pematangsiantar dalam membangun serta mensejahterakan masyarakat.

Sebab dapat dibayangkan bagaimana membangun sebuah keluarga sejahtera dengan upah hanya sebesar Rp. 675.000 perbulan.

Kekhawatiran kita selanjutnya Pemko Pematangsiantar selaku pengawas peraturan (regulasi) tentang pengupahan di kota Pematangsiantar dapat melakukan pelanggaran terhadap Undang-Undang dan Surat Keputusan Walikota Tentang Upah Minimum Kota (UMK) Siantar  yang telah ditetapkannya..

 

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button