NewsPolitikSiantar Simalungun

Massa Gerillia C6 Tuntut KPUD Siantar Batalkan Hasil Pilkada Susulan

Siantar | BeritaPekerja.Com

Massa mengatasnamakan Gerakan Rakyat Lawan Perampokan C6 (Gerillia C6) melakukan aksi unjuk rasa menuntut pembatalan hasil pilkada susulan Pematangsiantar 16 Nop 2016 yang di menangkan paslon Hulman Sitorus-Hefriansyah.

Aksi tersebut berlangsung di depan kantor KPUD JL. Porsea Pematangsiantar, (Jumat 18/11/2016) sekitar pukul 15.00 WIB dengan pengawalan ketat aparat Kepolisian dan TNI. Dengan membawa spanduk bertuliskan “ Batalkan Hasil Pilkada Siantar”.  “Tangkap Hulman Sitorus Perampok C6” .  “Diskualifikasi Hulman Sitorus – Hefriansyah”

Aksi tersebut mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPUD) Siantar untuk membatalkan hasil pilkada Siantar karena banyak pelanggaran serta terjadinya pengumpulan surat undangan  formulir C6 pemilih yang dilakukan paslon Hulman Sitorus – Hefriansyah pada pilkada susulan 16 Nopember 2016.

Menurut koordinator aksi unjuk rasa Hasanuddin Nasution  terjadinya pembiaran atas  pelanggaran serta hal tersebut massif, sistemik dan terstruktur,” ujarnya di depan kantor KPUD Siantar

Usai membacakan tuntutan, pengunjuk rasa mendesak ketua KPUD Mangasi Tua untuk keluarmenemui  pengunjuk rasa dan selanjutnya mendesak untuk mengirim  Facsimile) tuntutan massa Gerillia/ pengunjuk rasa ke KPUD Prov. Sumut dan KPU RI

Ketua KPUD Siantar Mangasi Tua Purba menemui pengunjuk rasa selanjutnya kembali memasuki kantor KPUD bersama perwakilan pengunjuk rasa untuk mengirim tuntutan bersama-sama ke KPUD Sumut dan KPU RI .

Usai melakukan orasi di kantor KPUD Siantar para pengunjuk rasa melanjutkan aksinya di Mapolresta Siantar Jl. Sudirman Pematangsiantar

Sampai berita ini diturunkan pengunjuk rasa melanjutkan aksinya di  kantor Panitia Pengawas Pemilih (Panwaslih) Jl. Sanggar Kec. Siantar Barat Pematangsiantar.

Penulis: Petrus Fernando Sitopu

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button