NewsSiantar Simalungun

Diduga Sering Telat Gaji, Petugas Kebersihan Pasar Dwikora Enggan Bekerja

BeritaPekerja.com|Siantar – Pasar Dwikora (Parluasan) yang terletak di jalan Gotong Royong, Kecamatan Siantar Utara adalah salah satu pusat pasar perbelanjaan tradisional masyarakat Kota Pematangsiantar.

Pasar ini juga sebagai tujuan pemasaran hasil tani, ternak dan ikan laut yang berasal dari luar daerah.

Selain pengunjung untuk membeli kebutuhan pokok serta kebutuhan lainnya juga warga berbelanja yang buka warung dirumahnya.

Menjelang Natal dan Tahun Baru para pengunjung di pasar Dwikora ramai hingga berdesakan meskipun pasar terlihat sangat kumuh dan jalan becek.

Pantauan BeritaPekerja.com Rabu, (06/01/2021) sekitar Pukul 09.00 WIB pasca Nataru, persis di depan pintu gerbang (terowongan) terlihat  tumpukan sampah yang sudah mengganggu akses jalan konsumen dan pedagang. Tumpukan sampah sudah sampai ke bahu jalan, tepatnya di jalan Gotong  Royong.

Hengki Silitonga, salah seorang pedagang yang juga pengurus Komunitas Pedagang Pasar Dwikora (KP2D) saat dimintai pendapatnya mengatakan tumpukan sampah yang terletak di depan pintu gerbang merupakan pemandangan yang tidak wajar.

“Tumpukan sampah di depan pintu gerbang ini tidak wajar dan kami terganggu dengan aroma bau busuk sampah dan jalanpun kami sudah terganggu,” ujarnya.

Hengki yang juga wakil ketua Aliansi Pedagang Pasar Tradisional (AP2T) Pematangsiantar ini menilai bahwa manajemen Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya ini tampak tidak profesional dalam menangani sampah agar tidak terjadi penumpukan yang berpotensi mengganggu kenyamanan.

“Kurasa, yang kurang seriusnya pihak PDPHJ ini mencari solusi mengatasi tumpukan sampah ini, parahnya lagi di dekat pintu gerbang pula. Pembeli pun tidak nyaman untuk berbelanja ke tempat kami,” ujar Hengki dengan nada kesal.

Menurutnya, keluhan ini sudah pernah disampaikan kepada pihak PDPHJ namun sepertinya tak mendapat respon. Bahkan, tidak jarang petugas kebersihan menjadi sasaran pertanyaan terkait tanggung jawab tumpukan sampah. Namun juga informasi terdengar petugas kebersihan kerap telat menerima gaji.

“Memang sudah aku pertanyakan kepada petugas kebersihan dan aku dengar juga mereka sering telat menerima gaji jadi sepertinya petugas kebersihan pun kurang semangat dalam bekerja,” pungkas Hengki.

Sebelumnya pantauan BeritaPekerja.com Minggu (27/12/20) tampak sampah berserakan di tangga besar Pasar Horas persis di lantai  bawah kantor Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PDPHJ) jalan Imam Bonjol dimana tangga tersebut merupakan akses jalan pedagang dan konsumen bahkan para pegawai kantor PD PHJ.

Sebelumnya media ini juga mengkonfirmasi Dirut PDPHJ Bambang Kencono Wahono SH melalui pesan singkat WhatsApp mengatakan penyebab sampah menumpuk karena kekurangan mobil angkutan sampah, dan jumlah armada hanya 3 unit dan juga sudah tua.

Media ini juga mengkonfirmasi upaya mengatasi tumpukan sampah menjelang akhir tahun, Bambang menjelaskan akan mengajukan bantuan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) agar membantu mengangkut sampah di wilayah Pasar Horas dan Dwikora.

Hingga Rabu, (6/01/2021) masih terpantau tumpukan sampai di Pasar Dwikora, yang sampai saat ini menunggu respon dan penanganan dari PDPHJ.

 

Penulis : Agus

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button