KriminalPeristiwaUncategorized

Ketua AJI Kota Palu Diduga Dianiaya Polisi

BeritaPekerja.com | Palu – Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu Muhammad Iqbal mengaku dirinya dianiaya oleh oknum anggota Polisi Polda Sulteng saat melakukan razia kendaraan didepan pura Jalan Jabal Nur, Minggu (24/6/2018).

Peristiwa tersebut terjadi ketika Iqbal sedang mengendarai sepeda motor menuju rumahnya sepulang dari Graha Pena, Kantor Redaksi Radar TV di Jalan Yos Sudarso. Dalam perjalan pulang ia menemukan razia kendaraan oleh polisi dan ia diminta menunjukkan surat-surat kendaraanya.

Karena tak membawa STNK, Iqbal pun berusaha menghubungi rekannya untuk mengantarkan STNK dilokasi razia. Namun, saat menunggu jemputan, Iqbal justru mendapat tindakan tindak menyenangkan berupa kata-kata kasar dan menyebut ‘wartawan kemarin sore’. Tak hanya itu, Iqbal juga ditantang untuk melapor ke orang paling tinggi di Kepolisian.

“Silakan kau lapor ke orang paling tinggi,” kata Iqbal menirukan ucapan polisi yangdiketahui berinisial Ipda P yang bertugas di Polsek Palu Timur.

Iqbal mengaku ditarik leher bajunya, diseret, dicekik dan diancam dipukul ke tempat agak gelap.

Sampai hendak meninggalkan tempat razia pun, Iqbal masih diteriaki, “dasar wartawan kemarin sore”

Iqbal pun melaporkan perlakuan yang diterima ke Polda Sulawesi Tengah untuk menindaklanjut kasus dugaan penganiayaan tersebut.”Saya sudah laporkan, dengan nomor STPL: 65/VI/2018 diterima Bripka Rudy Labato,” ujarnya. (*)

Editor: Agus

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button