
SIANTAR – Pengerjaan proyek drainase di jalan Pakis, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Pematangsiantar mengundang protes warga sekitar.
Pasalnya drainase tersebut tidak berada di jalur semula. Sehingga dikhawatirkan aliran air tidak lancar dan dapat mengakibatkan banjir. Hal tersebut dikatakan oleh Ambarita warga sekitar.
Ambarita mengatakan,” jalur drainase ini tak sesuai dengan bangunan semula, ini bisa mengakibatkan kurang lancarnya air saat hujan turun, sehingga dapat mengakibatkan banjir,” ujarnya.
Ambarita juga mengatakan puing-puing material bangunan drainase tersebut berserakan di bahu jalan, sehingga membuat jalan semakin sempit akibatnya menggangu kenyamanan warga yang melintas.
Kepala Dinas PUPR Kota Pematangsiantar Jhonson Tambunan saat dikonfirmasi belum menjawab walau telepon genggamnya walau terdengar aktif.
Namun pengawas proyek pembangunan drainase tersebut marga Siahaan saat dikonfirmasi mengatakan bahwa hal tersebut sudah sesuai dengan bestek.
“Itu sesuai dengan bestek bang,” ujarnya.
Pantauan media ini Rabu (20/2019) plank proyek tersebut bersumber dari dana APBD Kota Pematangsiantar Tahun 2019 dengan anggaran 199 Juta dengan pelaksana proyek CV Liana.
Penulis : Heri G.



