Kriminal

Vera Oktaria (20) Dibunuh dan Dimutilasi, Korban Kasir Swalayan di Palembang.

Berita Pekerja.com –  Sesosok mayat perempuan ditemukan dalam kondisi dimutilasi di sebuah kamar Penginapan Sahabat Mulya di Jalan PT Hindoli RT 05 RW 03 Kelurahan Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin Muba diketahui berindentias Vera Oktaria (20).

Sedangkan pelaku saat masih lidik. Namun dugaan kuat sementara pelaku pembunuhan kejam ini ialah kekasih korban.

Polisi masih menyelidiki penemuan  mayat tersebut di salah satu penginapan di Jalan PT Hindoli RT 05 RW 03 Kelurahan Sungai Lilin, Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (10/5/2019).

Jenazah ditemukan di dalam sebuah kasur dan juga tidak mengenakan busana.

Berikut fakta-fakta kejadian tersebut yang dirangkum:

1. Pengurus penginapan mencium bau busuk

Kejadian terungkap setelah Nurdin (30) pengurus penginapan mencium bau busuk menyengat di kamar 06 saat hendak bersih-bersih, pada Kamis (9/5/2019) kemarin.

Nurdin sempat mencoba mengetuk pintu, tapi tak kunjung mendapatkan jawaban. Karena tak menaruh curiga, Nurdin tetap membersihkan di lokasi sekitar kamar.

Namun, bau busuk itu ternyata semakin menyengat. Saat Jumat (10/5/2019) pagi ketika kembali membersihkan kamar, Nurdin curiga karena bau itu semakin menjadi.

Hingga akhirnya Nurdin menghubungi pihak kepolisian untuk membuka kamar tesebut  secara paksa.

Saat didobrak, polisi menemukan sesosok jenazah perempuan dengan kondisi membusuk terbujur kaku di dalam kamar.

2. Korban mutilasi

Kondisi jenazah perempuan yang ditemukan sudah tidak utuh. Ditemukan dengan lengan kanan telah terpotong.

Selain itu, korban juga tak mengenakan pakaian. Springbed kamar penginapan diduga dirobek pelaku untuk menyembunyikan tubuh korban.

Dari hasil olah TKP, korban diduga telah tewas lebih dari tiga hari.

Tak ada identitas apapun di yang menjadi petunjuk untuk mengetahui identitas korban.

Usai melakukan olah TKP, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Palembang untuk dilakukan visum.

Penginapan Sahabat Mulya yang merupakan lokasi ditemukannya sesosok wanita tanpa identitas yang tewas dimutilasi, Jumat (10/5/2019).Penginapan Sahabat Mulya lokasi ditemukannya mayat wanita tanpa identitas, Jumat (10/5/2019). KOMPAS.com

3. Dua pria pemesan kamar tanpa identitas

Dari hasil pemeriksaan awal para saksi, kamar itu disewa dua orang pria tanpa menyertakan kartu identitas. Dalam buku tamu penginapan, seorang pria penyewa kamar 06 ditulis Doni (DN) .

“Pemesan kamar tanpa menyertakan KTP saat menginap.Menurut saksi ada dua orang laki-laki dan satu perempuan, diduga korban,” kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi saat dikondirmasi.

Supriadi menjelaskan, pria tersebut memesan kamar pada Rabu (8/5/2019).

Salah satu pria itu sempat keluar membawa satu koper berwarna hitam sembari menelpon dan bertanya harga sewa speedboat.

“Sekitar pukul 17.00 WIB, saksi melihat laki-laki kembali ke penginapan dengan membawa masuk kembali 1 (satu) unit koper lagi dari luar.

3. Polda Sumsel bentuk tim khusus

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, pihaknya saat ini telah membentuk tim khusus untuk mengungkap identitas mayat perempuan yang ditemukan tewas dimutilasi di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Ia menjelaskan, penyidik akan melakukan beberapa tes terhadap jenazah korban, seperti pengambilan sampel sidik jari serta tes DNA.

Rangkaian itu nantinya akan dapat mengungkap identitas mayat tersebut.

“Jenazah korban sekarang sedang dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Nanti akan difokuskan dulu mencari identitasnya, baru motifnya bagaimana,” kata Zulkarnain saat dikonfirmasi, Jumat (10/5/2019).

Dikatakan Kapolda Sumsel, pelaku diduga memang sengaja membuang seluruh identitas korban, dimana tak ada satupun petunjuk untuk mengetahui identitas mayat tersebut.

Terlebih lagi korban saat itu ditemukan dalam kondisi tanpa busana.

“Walaupun berupaya menghilangkan identitas korban, pasti akan tetap ketahuan.

Apalagi sekarang identitas KTP semuanya elektronik,” jelasnya.

5. Identitas korban terungkap

Akhirnya terkuak identitas jenazah tersebut atas nama Vera Oktaria (20) yang sehari-harinya bekerja di salah satu minimarket di Jalan Jendral Sudirman 3.

Suhartini (50) ibu kandung Vera Oktaria tak kuasa menahan tangis karena telah kehilangan putri bungsunya untuk selama-lamanya.

Raut kesedihan terlihat jelas di wajahnya. Matanya sembab dan air mata masih menetes di pipinya, seakan mengungkapkan betapa dalam kesedihan yang dirasakan ibu empat orang anak ini.

Mayat Wanita Dimutilasi di Sungai Lilin Terkuak, Ibunda Vera Oktaria Menangis Histeris

Bahkan Tini, tidak sanggup mengantar jenazah Vera ke tempat peristirahatannya yang terakhir di tempat pemakaman umum (TPU) Naga Swidak Plaju kota Palembang.

Warga Jalan Tangga Takat Lorong Indah Karya Plaju kota Palembang ini hanya terduduk lemah di rumahnya dengan ditemani pihak keluarga, kerabat dan tetangga yang terus bergantian menghiburnya.

“Biarlah disini saja,”ujar Tini dengan suara lesu saat ditanya pihak keluarga apakah akan ikut ke pemakaman, Sabtu (11/5/2019).

Kepada Tribunsumsel.com, Tini mengungkapkan saat pertama kali mengetahui kabar penemuan mayat dia mengaku sempat tidak ingin percaya dengan kabar tersebut.

“Saya harapnya itu bukan anak saya Vera. Saya maunya dia masih hidup, sehat dan bisa kembali ke rumah dalam keadaan selamat,”ujar Tini dengan berurai air mata.

Namun nasib berkata lain, berdasarkan beberapa ciri-ciri yang ditemukan di tubuh jenazah.Semua itu menguatkan kenyataan bahwa jenazah tersebut adalah Vera.

“Tapi waktu saya ke rumah sakit, saya lihat anting-anting, ikat rambut sama ada luka di jarinya, sama seperti punya Vera.”

“Jadi ya sudah itu memang dia,”ujarnya dengan suara lesu.

Pantauan Tribunsumsel.com di rumah duka terlihat sanak keluarga, tetangga dan rekan-rekan yang juga ikut larut dalam suasana kesedihan.

Informasi ini diperoleh Tribunsumsel.com dari Putra (30) kakak kandung almarhumah Vera.

“Semalam dokter sudah memastikan kalau itu jenazah adik saya.

Sudah dicocokkan sama ibu kami,”ujarnya saat ditemui di depan ruang forensik rumah sakit Bhayangkara, Sabtu (11/5/2019).

Pihak keluarga pagi ini sudah akan membawa jenazah ke rumah duka tepatnya di Jalan Tangga Takat Lorong Indah Karya Plaju kota Palembang untuk segera dimakamkan.

“Kami bawa ke rumah dulu karena pihak keluarga sudah menunggu,”ujar Putra.

Sumber: Tribunmedan.com

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button